Nama – Nama Berhala dan Patung

Allah SWT berfirman :

”Mereka berkata, ‘ Jangan sekali-kali kalian meninggalkan ( penyembahana ) tuhan-tuhan kalaian dan jangan dan jangan pula sekali-kali kalian meninggalakan ( penyembahan ) Wadd, dan jangan pula Suwa’, Yaghuts, Ya’uq, dan Nashr.’ Dan sungguh, mereka telah menyesatkan banyak orang; dan janganlah Engkau  tambahkan bagi orang-orang yang zhalim itu selain kesesatan’.” (QS. Nuh [71]:23-24).

“Maka apakah patut kalian (orang-orang musyrik) menganggap (berhala) Lata dan Uzza, dan Manat yang ke tiga (yang) kemudian (sebagai anak perempuan Allah). Apakah (pantas) untuk kalian yang laki-laki dan untukNya yang perempuan ? Yang  demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil. Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kalian dan nenek moyang kalian mengada-adakanya:; Allah tidak menurunkan suatu keterangan apapun untuk (menyembah)nya. Mereka hanya mengikuti dugaan, dan apa yang diingini oelh keinginannya. Padahal sungguh, telah datang petunjuk dari Rabb mereka.”  (QS. An-Najm [53]:19-23.

Kata ash-shanam berarti berhala yang dijadikan sebagai sembahan. Al-Watsan berarti ash-shanam. Yang jamaknya adalah autsan.

Sementara an-nushub dan al-anshab berarti batu-batu yang tertancapkan di sekitar Ka’bah. Batu-batu itu ditancapkan untuk kemudian dijadikan pujaan. Di batu-batu itu disembelih hewan karena selain Allah SWT. Yang pertama kali menancapkan berhala di Mekah adalah Amr bin Luhay al-Azadi, yang dia ambil dari negeri Syam. Diantara berhala-berhala yang terpenting adalah sebagai berikut :

  1. Isaf dan Na’ilah  yang ditempatkan di pintu Ka’bah di Masjidil Haram.
  2. Uqaishir : berhala milih Qudha’ah, Lakham, dan Amilah, yang terletak di jalan utama kota Syam.
  3. Al-Jalsad : terletak di Hadramaut. Berhala ini menjadi sembahan penduduk Kindah.
  4. Dzul Khalashah : terletak di Tubalah, antara Mekah dan Yaman. Berhala ini sangat di agungkan oleh kaum Khats’am, Bujailah, Azd as-Surah, dan orang-orang Hawazin yang tinggal berdekatan dengan mereka.
  5. Dzusy Syara : berhala milik bani Harits bin Mubasyir al-Azadi.
  6. Dzul Kaffain : berhala milik Daus.
  7. Suwa’ : berhala suku Hudzail dari Madrakah, yang terletak di Yanbu’, dekat dengan Madinah Munawwarah.
  8. Dhaizanan : dua berhala yang dijadikan sembahan oleh Judzaimah al-Abrasy di Hirah. Ada yang mengatakan : kedua berhala tersebut ditempatkan oleh al-Mundzir al-Akbar di pintu kota Hirah agar setiap orang yang memasuki Hirah bersujud kepada kedunya, yang menguji sekaligus mengetahui kepatuhan mereka.
  9. A’im : berhala milik Azd as-Surah.
  10. Uzza : berhala ini terdapat sebelah kanan jalan dari Mekah menuju Irak. Uzza merupakan berhala yang paling besar di kalalngan kaum Quraisy.
  11. Lata : berhala ini terdapat di thaif. Sekarang terletak di sebelah kiri menara Masjid ath-Thaif.
  12. Manat : merupakan berhala bangsa Arab yang paling tua. Berhala ini terletak di tepi pantai dari wilayah al-Musyallal di Qudaid, sebuah tempat antara Mekah al Mukarramah dan Madinah Munawwarah.
  13. Nasr : sebuah berhala yang terdapat di Yaman. Berhala ini dibuat oleh penduduk Himyar. Mereka menyembahnya di daerah Balkha’.
  14. Hubal : berhala yang terdapat di dalam Ka’bah.
  15. Wadd : berhala yang dibuat oleh Kalb di Daumatul Jandal.
  16. Ya’uq : berhala yang buat oleh kabila Hamdan di desa Khaiwan, dekan San’a.
  17. Yaghuts : berhala yang dibuat oleh suku Madzhij dan penduduk Jurasy.

Incoming search terms:

Nama nama berhala,Nama-nama berhala,berhala yang tertua

Speak Your Mind

*